Pasca pemecatannya, dengan modal US$ 10 juta dari penjualan sahamnya, dia sadar bisa mendirikan sebuah perusahaan sendiri. Dia lalu menggunakan modal tersebut untuk mendirikan Innovative Market Systems.
Pada 1982, perusahaan Bloomberg mengembangkan terminal komputer yang mengawasi dan menganalisa informasi pasar keuangan tepat waktu. Klien pertamanya tak tanggung-tanggung adalah Merrill Lynch yang langsung memesan 20 terminal baru.
Seiring perkembangannya, perusahaan tersebut berganti nama menjadi Bloomberg L.P empat tahun kemudian. Tak puas dengan bisnis sistem informasinya, dia lalu mendirikan anak perusahaan Bloomberg LP, yaitu Bloomberg News. Anak usaha tersebut merupakan agen media yang mengoperasikan channel berita TV di seluruh dunia dan sebuah portal web.
Dari seluruh bisnisnya inilah, Bloomberg berhasil menjadi salah satu orang terkaya dunia dengan harta senilai US$ 27 miliar (Rp 307,6 triliun). Tak hanya itu, di AS dia merupakan orang terkaya ke-7.
Selain pebisnis, dia juga terpilih sebagai walikota selama tiga periode berturut-turut sejak 2001. Meski pada pemilihannya yang ketiga, Bloomberg sempat menuai kontroversi. Dia mengajukan batas masa jabatan walikota diubah dari dua menjadi tiga periode.
Home »
Serial Jejak jejak Orang Kaya
» Setelah dipecat, Bloomberg justru jadi pengusaha kaya


0 comments:
Post a Comment